UEFA Super Cup 2025

UEFA Super Cup 2025: Paris Saint-Germain Raih Gelar Perdana usai Drama Penalti Lawan Tottenham

Sports

Latar Belakang: Pertarungan Dua Finalis Eropa

UEFA Super Cup 2025 mempertemukan dua tim yang sama-sama penuh cerita di musim 2024/25: Paris Saint-Germain, juara Liga Champions Eropa, melawan Tottenham Hotspur, juara Liga Europa. Pertandingan digelar di Stadion Friuli, Udine, Italia, pada tanggal 13 Agustus 2025.

Bagi PSG, laga ini memiliki arti lebih dari sekadar perebutan trofi tambahan. Klub asal Paris tersebut selama ini kerap dituding hanya mampu mendominasi Ligue 1 tanpa benar-benar bisa menaklukkan Eropa. Namun setelah akhirnya menjuarai Liga Champions 2025, kesempatan di Super Cup menjadi ajang pembuktian konsistensi mereka.

Sementara itu, Tottenham datang dengan status juara Liga Europa yang mengejutkan banyak pihak. Di bawah asuhan pelatih Ange Postecoglou, Spurs berhasil mematahkan stigma “nearly club” dengan mengangkat trofi Eropa untuk pertama kalinya sejak Piala UEFA 1984.

Pertemuan dua tim ini dipandang sebagai duel generasi baru sepak bola Eropa, di mana PSG berusaha mengukuhkan diri sebagai kekuatan mapan, sedangkan Tottenham mencoba membuktikan bahwa kesuksesan mereka bukan sekadar keberuntungan.


Jalannya Pertandingan: Drama Hingga Peluit Panjang

Sejak menit awal, laga berjalan dengan tempo tinggi. PSG mendominasi penguasaan bola melalui permainan umpan cepat yang dipimpin oleh Vitinha dan Manuel Ugarte di lini tengah. Tottenham, sebaliknya, mengandalkan pressing ketat serta serangan balik cepat yang diarahkan ke Son Heung-min dan Richarlison.

Gol pertama terjadi pada menit ke-28 ketika Kylian Mbappé memanfaatkan umpan terobosan Achraf Hakimi dan menaklukkan kiper Spurs dengan penyelesaian dingin. Anfield dan Parc des Princes mungkin berjarak ratusan kilometer, tapi sorakan fans PSG di tribun terasa begitu lantang.

Tottenham tidak tinggal diam. Pada menit ke-54, James Maddison menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas indah yang gagal dijangkau Gianluigi Donnarumma. Skor berubah 1-1, dan pertandingan semakin memanas.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang. Laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu, namun kedua tim masih sulit menambah gol. Akhirnya, penentuan juara harus dilakukan lewat drama adu penalti.


Adu Penalti: PSG Akhirnya Pecah Telur

Dalam adu penalti yang menegangkan, PSG menunjukkan mental juara mereka. Eksekutor pertama, Mbappé, membuka dengan gol mulus. Tottenham sempat membuat fans mereka harap-harap cemas ketika Richarlison gagal mengeksekusi tendangan keduanya.

Puncaknya, penalti kelima Tottenham yang dieksekusi oleh Maddison ditepis Donnarumma. PSG akhirnya menang dengan skor 5-4 dalam adu penalti, memastikan gelar UEFA Super Cup pertama mereka sepanjang sejarah klub.

Bagi PSG, ini adalah momen bersejarah. Selama bertahun-tahun mereka dianggap hanya sebagai “pemborong bintang” yang gagal berprestasi di Eropa. Kini, mereka tak hanya memiliki trofi Liga Champions, tapi juga menambah koleksi lewat Super Cup.


Reaksi Pemain dan Pelatih

Reaksi PSG

Pelatih PSG, Luis Enrique, menyebut kemenangan ini sebagai bukti nyata bahwa klub telah memasuki era baru. “Kami tidak hanya ingin menjadi juara satu kali, tapi konsisten mendominasi Eropa. Gelar ini adalah langkah penting ke arah itu,” ujarnya.

Kylian Mbappé, yang berperan penting dalam kemenangan tersebut, mengaku bahwa trofi ini sangat berarti. “Saya sudah memenangkan banyak gelar domestik, tapi Super Cup ini adalah sesuatu yang spesial. Ini menunjukkan bahwa PSG bukan lagi tim penggembira di Eropa,” katanya.

Reaksi Tottenham

Di kubu Tottenham, Ange Postecoglou tetap mengapresiasi performa timnya. “Kami kalah lewat detail kecil, tapi ini menunjukkan bahwa Spurs kini bisa bersaing di level tertinggi Eropa. Kami akan kembali lebih kuat,” ujarnya.

Son Heung-min juga menyampaikan pesan optimistis. “Kalah memang menyakitkan, tapi perjalanan kami baru dimulai. Spurs kini punya fondasi untuk bersaing di Eropa secara konsisten,” ucap kapten Korea Selatan itu.


Dampak Kemenangan Bagi PSG

Kemenangan di UEFA Super Cup 2025 memiliki dampak besar bagi PSG:

  1. Pengakuan Eropa: Trofi ini memperkuat reputasi PSG sebagai klub elite Eropa, menepis anggapan bahwa gelar Liga Champions 2025 hanyalah keberuntungan semata.

  2. Kebangkitan Ligue 1: Kesuksesan PSG mengangkat pamor Ligue 1 di kancah internasional. Liga Prancis selama ini dianggap “liga petani,” namun kini bisa bangga karena wakilnya berprestasi di Eropa.

  3. Momentum Finansial: Dengan tambahan gelar Eropa, PSG semakin menarik bagi sponsor global dan bisa memperbesar pemasukan komersial.

  4. Moral Tim: Menang lewat drama penalti memberi dorongan mental luar biasa untuk menghadapi musim baru Ligue 1 dan Liga Champions.


Dampak Kekalahan Bagi Tottenham

Meski kalah, perjalanan Tottenham ke Super Cup tetap dianggap sebagai pencapaian bersejarah. Dampak bagi Spurs antara lain:

  1. Peningkatan Reputasi Klub: Tottenham kini diakui sebagai kekuatan baru Eropa setelah menjuarai Liga Europa dan tampil di Super Cup.

  2. Kepercayaan Diri Pemain: Meski kalah, pengalaman menghadapi tim kelas dunia seperti PSG menjadi modal berharga.

  3. Ambisi Lebih Tinggi: Spurs kini punya target realistis untuk melaju jauh di Liga Champions musim depan.


Analisis Taktikal: Duel Filosofi Permainan

Laga Super Cup 2025 ini mempertemukan dua gaya berbeda:

  • PSG dengan penguasaan bola, pressing tinggi, dan eksploitasi kecepatan Mbappé.

  • Tottenham dengan pressing intensitas tinggi, permainan direct, serta mengandalkan kreativitas Maddison.

PSG lebih unggul dalam kontrol tempo, sementara Tottenham unggul dalam intensitas. Pada akhirnya, faktor mentalitas di adu penalti menjadi pembeda. Donnarumma menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan krusial.


Atmosfer Pertandingan: Malam Bersejarah di Udine

Stadion Friuli penuh sesak dengan penonton dari berbagai belahan dunia. Atmosfer pertandingan terasa meriah dengan koreografi megah dari fans PSG yang mendominasi tribun. Sementara itu, suporter Tottenham menunjukkan dukungan luar biasa meskipun kalah di akhir.

UEFA mencatat bahwa laga ini disaksikan lebih dari 60.000 penonton langsung dan ratusan juta pasang mata di seluruh dunia.


Prospek ke Depan

Bagi PSG, kemenangan ini menjadi batu loncatan untuk membangun dinasti baru di Eropa. Target utama mereka tentu saja mempertahankan gelar Liga Champions dan mendominasi kompetisi domestik.

Sementara itu, Tottenham punya modal besar untuk terus berkembang. Dengan skuad muda dan filosofi menyerang ala Postecoglou, Spurs diyakini bisa menjadi pesaing serius di Liga Inggris maupun Eropa.


Kesimpulan

PSG Pecah Telur di UEFA Super Cup

Kemenangan PSG atas Tottenham di Super Cup 2025 adalah sejarah baru bagi klub Paris. Lewat drama penalti, mereka berhasil meraih trofi Eropa pertama mereka di ajang ini.

Tottenham Tidak Gagal, Hanya Tertunda

Bagi Tottenham, kekalahan ini bukan akhir. Sebaliknya, ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk membangun tradisi baru di Eropa.


Referensi